Selasa, 01 Desember 2009

TIPS MEMBANGUN RUMAH ISLAMI

Tips Membangun Rumah yang Islami
Dalam membangun rumah yg Islama ada beberapa petunjuk yg dapat kita terapkan
diantaranya:

1. Tetangga yang Baik
Pilihlah tetangga dan lingkungan yg baik
Nabi Saw berdoa: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tetangga
yang buruk di tempat pemukiman. Sesungguhnya tetangga-tetangga orang-orang
Badui suka berpindah-pindah. " (HR. Ibnu 'Asakir)
Tiap empat puluh rumah adalah tetangga-tetangga, yang di depan, di
belakang, di sebelah kanan dan di sebelah kiri (rumahnya). (HR. Ath-Thahawi) .

Usahakan agar tetangga anda cukup makannya:
Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara
tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. (HR. Al Bazzaar)

2. Hendaknya rumah cukup luas (tidak terlampau luas, tapi juga tidak terlampau
sempit).
Di antara kebahagiaan seorang muslim ialah mempunyai tetangga yang shaleh,
rumah yang luas dan kendaraan yang meriangkan. (HR. Ahmad dan Al Hakim)
Sebaliknya rumah yang terlalu sempit cenderung
membuat penghuninya tidak betah di rumah sehingga akhirnya banyak menghabiskan
waktunya diluar rumah untuk kegietan yg mungkin kerang bermanfaat.

3. Jangan Membangun Rumah Megah
Dalam membangun rumah, janganlah terlalu mewah sehingga jadi
bermegah-megahan. Ini tidak disukai Allah dan merupakan satu sifat dari
orang-orang yang buruk di akhir zaman.
"Bermegah-megahan telah melalaikan kamu" [At Takaatsur:1]
Belum akan datang kiamat sehingga manusia berlomba-lomba dengan
bangunan-bangunan yang megah. (HR. Bukhari)
Jangan membangun rumah yang terlampau tinggi (misalnya sampai 4 tingkat)
sehingga akhirnya tetangga tidakmendapat sinar matahari atau angin.
Ketika ditanya tanda-tanda hari kiamat Nabi menjawab: "Seorang budak
wanita melahirkan nyonya besarnya. Orang-orang tanpa sandal, setengah
telanjang, melarat dan penggembala unta masing-masing berlomba membangun
gedung-gedung bertingkat." [HR Muslim]

4. Buatlah Rumah yang Baik
"... menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi
mereka segala yang buruk." [Al A'raaf:157]
Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun
banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai
orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan. " [Al Maa-idah:100]
Rumah yang baik adalah rumah yang sehat. Yaitu jendelanya cukup sehingga
sinar matahari bisa masuk dan tidak lembab. Ini juga bisa menghemat listrik
karena siang hari tak perlu menyalakan lampu. Selain itu ventilasinya juga
harus baik sehingga udara segar bisa masuk ke dalam rumah. Jarak antara lantai
dan atap sebaiknya agak tinggi sehingga tidak terlalu panas.

5. Rumah juga harus kuat dan aman.
Rumah yg kuat tergantung material yg digunakan, pilihlah material yg dapat menjamin kekuatan bagunan, sedangkan aman tergantung didaerah mana rumah itu didirikan Misalnya didaerah gempa maka bangunlah rumah yg tahan gempa dll.
Sebaiknya rumah minimal terdiri dari 3 kamar. Satu untuk suami-istri, satu
untuk anak laki-laki, dan satu lagi untuk anak perempuan.
Hendaknya aurat dari lawan jenis (kecuali suami-istri) terpelihara dengan
pembagian kamar yang baik.

6. Buatlah Rumah yang Indah
Allah senang keindahan. Manusia pun banyak yang suka akan keindahan. Oleh
karena itu buatlah rumah yang indah. Tapi ingat, keindahan tidak sama dengan
kemewahan atau kemegahan
Sesungguhnya Allah indah dan senang kepada keindahan. Bila seorang ke luar
untuk menemui kawan-kawannya hendaklah merapikan dirinya. (HR. Al-Baihaqi)

7. Rumah Harus Bermanfaat atau Fungsional
Dari Abu Hurairoh ra, dia berkata: "Rosululloh SAW bersabda:
"Sebagian tanda dari baiknya keislaman seseorangialah meninggalkan sesuatu
yang tidak bermanfaat." (Hadits hasan, diriwayatkan Tirmidzi dan lainnya)

8. WC Jangan Mengarah/Membelakan gi Kiblat
Dari Abu Ayyub Al-Anshari ra.: Bahwa Nabi saw. bersabda: Apabila engkau ke
WC, janganlah menghadap kiblat atau membelakanginya ketika kencing atau buang
air besar, tetapi menghadaplah ke timur atau ke barat. (Shahih Muslim No.388)
Usahakan agar rumah anda mengarah ke kiblat. Jika tidak, sebaiknya tempat
shalat anda tidak mengarah ke WC.
Usahakan di rumah ada shower atau kran air, sehingga anda bisa mandi/wudlu
dengan lebih sempurna dengan air yangmengalir.
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi
wa Sallam bersabda: "Janganlah seseorang di antara kamu mandi dalam air
yang tergenang (tidak mengalir) ketika dalam keadaan junub." Dikeluarkan
oleh Muslim.
Sebaiknya tempat wudlu dipisah dari WC sehingga anda leluasa membaca doa
sebelum atau sesudah wudlu.

9. Rumah Harus Bersih
Rumah yang kotor tidak sehat. Karena akan mengundang berbagai penyakit.
Oleh karena itu rumah harus bersih dan mudah dibersihkan.
Sesungguhnya Allah baik dan menyukai kebaikan, bersih dan menyukai
kebersihan, murah hati dan senang kepada kemurahan hati, dermawan dan senang
kepada kedermawanan. Karena itu bersihkanlah halaman rumahmu dan jangan
meniru-niru orang-orang Yahudi. (HR. Tirmidzi)
Penjelasan:
Orang-orang Yahudi suka menumpuk sampah di halaman rumah.

10. Jangan Menaruh Patung di dalam Rumah
Umar berkata, "Kami tidak memasuki gereja-gerejamu karena
patung-patung dan gambarnya itu." [HR Bukhari]

11. Jangan Memelihara Anjing
Hadis riwayat Ibnu Umar ra., ia berkata : Rasulullah saw. bersabda: Barang
siapa memiliki anjing selain anjing penjaga ternak dan anjing pemburu maka
setiap hari pahala amalnya berkurang dua qirath. (Shahih Muslim No.2940)

12. Peliharalah Anak Yatim
Jika anda berkelebihan, asuhlah anak yatim dan perlakukanlah dengan baik.
Sebaik-baik rumah kaum muslimin ialah rumah yang terdapat di dalamnya anak
yatim yang diperlakukan (diasuh) dengan baik, dan seburuk-buruk rumah kaum
muslimin ialah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim tapi anak itu
diperlakukan dengan buruk. (HR. Ibnu Majah)

13. Tanamlah Pohon agar Teduh dan Sejuk
Tanamlah pohon di rumah anda sehingga rumah anda teduh dan mendapat udara
segar dari oksigen yang dikeluarkan pohon tersebut.
Jika rumah anda luas mungkin anda bisa menanam pohon besar yang kuat seperti
pohon asem. Jika sedang, bisa menanam pohon ukuran sedang seperti rambutan atau
mangga. Hindari pohon besar yang rapuh dan berbahaya seperti pohon angsana.
Banyak korban jiwa karena tertimpa pohon tersebut ketika terjadi badai/angin
kencang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar